Monday, October 14, 2019

Permasalahan Transmisi Matic pada Ford Fiesta dan Ecosport yang Sering Terjadi


Ford Fiesta dan EcoSport dipasarkan menggunakan teknologi yang sama, yakni Transmission Control Module (TCM ). 
Piranti ini berfungsi mendeteksi tiap tenaga yang dibutuhkan sehingga perpindahan gigi mampu mengikuti ritme kecepatan mesin.TCM bisa bermasalah akibat prilaku dari pengendaranya, selain itu juga disebabkan oleh faktor iklim dan konsisi jalan di kota-kota besar di Indonesia.

Penyegaran dulu yuk :D
Untuk transmisi otomatis Fiesta dan EcoSport tidak bisa disamakan dengan menggunakan CVT atau otomatis konvensional
Salah satu kebiasaan buruk pengendara seperti mempertahankan tuas transmisi pada posisi D ketika diam dan faktor jalan perkotaan yang selalu macet menjadi penyebab utama TCM mengalami gagal sistem

TCM pada Fiesta dan EcoSport sebenarnya merupakan fitur canggih, tapi sayangnya untuk jalan Indonesia masih belum cocok. Karakter jalan yang kerap menuntut stop n go bisa membuat pola sistem tidak stabil, apalagi ditambah dengan karakter pengemudi yang belum memahami pola kerja transmisi pada Fiesta dan EcoSport.
Contoh, saat dihadapkan pada kemacetan panjang yang kerap terjadi di beberapa daerah di kota besar. Otomatis mobil akan sering bergerak dan berhenti dengan lebih intens, tanpa disadari rpm pada mobil pun akan sering turun-naik yang juga mempengaruhi sistem TCM dalam membaca perpindahan gigi.
Makin sering dihadapkan hal ini makin cepat pula TCM mengalami kerusakan.
Selain dari posisi stop n go di jalan macet, tambahan hawa panas dari mesin serta dari luar juga memperpendek usia TCM. Indonesia cenderung punya iklim panas dari pada dingin, saat mobil dihadapkan pada pisisi ston n go dan di kemacetan panjang dengan posisi mobil yang rapat baik depan dan belakang akan membuat hawa panas makin naik yang bisa berpengaruh pada TCM, apalagi TCM sendiri merupakan barang elektronik jadi saat panas bisa mempengaruhi komponen di dalamnya.

Seperti yang telah diungkap sebelumnya, penyebab kerusakan bukan karena masalah pada teknologi, tapi lebih ke sisi penggunaan serta faktor kondisi jalan juga iklim di Indonesia.
Meski memiliki batasan masa pakai dan sering bermasalah, ada cara untuk membuatnya lebih awet.

Salah satu cara yang bikin tahan lama adalah mengerti karakteristik pengguna sistem transmisinya. Perlu diingat fitur dual clutch pada Fiesta dan EcoSport beda karakter dengan penggunaan transmisi matik biasa atau jenis CVT.


Perlakuan saat berkendara wajib diubah, terutama yang suka membiasakan tuas transmisi pada pada posisi D ketika mobil diam, apalagi saat sedang macet di jalan tanjakan.
Meski mobil tidak berjalan, kondisi ini membuat sistem transmisi terus bekerja yang juga berimbas pada sistem elektronik TCM yang terus berjalan.
Sebaiknya pindahkan tuas ke posisi netral (N) agar hubungan antara mesin dan transmisi terputus.


Selain itu pemilik Fiesta juga memperhatikan kondisi AKI pada mobil. Jangan biarkan aki berada pada posisi lemah karena bisa berdampak langsung pada TCM.
TCM merupakan perangkat elektronik yang berkaitan erat dengan aki, kalau kondisi aki tidak prima maka bisa membuat masalah bagi TCM. Jangan biarkan aki berada di bawah 55 ampere, sering cek kondisinya maksimal dua bulan sekali.

Dan pemilik Fiesta juga bisa memperbanyak sambungan kabel masa ke bodi mobil, hal ini berguna agar penyebaran arus listrik lebih stabil tidak hanya dari satu kabel saja.

Bagi pemilik Ford Fiesta kawasan Bali Utara, Buleleng dan sekitarnya, bisa mampir ke Laksamana Motor Singaraja untuk perawatan dan perbaikan mobil Ford anda.

Udah Jelas?


Kutipan dari : Otomania/Stanly Ravel
Disunting oleh : Mei Syoni